Thursday, July 26, 2012
the beginning
bulan puasa horeeee ^^)//
dan alhamdulillah banget..
tahap akhir sebagai seorang mahasiswa akan mulai dijalani..
Tugas akhir sudah akan dimulai guys!!
haha
sudah menemukan bidang yang cocok,
tema yang pas,
serta dosen pembimbing yang emmmm....memotivasi dengan sangat juga pengertian :D
i'm ready to work!
doakan selesai cepat...
biar MARET 2013 akan menjadi hari bersejarah buat gue...
menjadi SARJANA TEKNIK ...
hihi
thank you :*
Monday, March 26, 2012
berkicau tentang saat ini
semester 8, semester ahir *harusnya
tapi menjadi semester yang isinya paling ga jelas buat dompet..
alias paling pengangguran dari semester-semester kemarin,
dan mengakibatkan isi dompet cepat habis dan menghilang entah kemana,,
lalu,
beban otak kembali bertambah,
bertambah stress..
karena PKL yang selalu saja menghantui pagi hari hingga malam hari,
yang tak kunjung mendapat jawabannya..
poor me,,
mungkin sudah tidak lagi dijadikan penderitaan sebuah PKL,,
tapi menjadi sebuah keseharian yg aktivitas nya tak kunjung usai..
mengontrol sebuah semangat untuk menyelesaikannya bukanlah hal yg mudah,,
ketahuilah setan perayu malasnya lebih berkuasa,,
sekarang aja baru bisa bikin peta lintasan sama peta geologi..
draft laporannya belomm,.
haduuhh..
pengen cepet seminar..
cepet beres..res..res..
MEI GUE SEMINAR!!! HARGA MATI !!!!
Thursday, November 10, 2011
deadline semu
pekerjaan menjadi mahasiswa semester semester ujung kaya gini adalah pengangguran ngabisin duit d awal bulan, yang sangat menyiksa kehidupan d awal bulan itu *sigh
bingung sendiri dengan sikon keuangan yang ga stabil kaya ginih,
pengennya kerja, tapi kerja apa,
pengen bisnis, modalnya kudu banyak,
mau jadi penyiar,
haduh..kota ini sangat tidak mendukung dunia penyiaran
dan lagi lagi *sigh
damn! knapa terdampar d kota yang menyulitkan yah?
*bagian ga bersyukurnya gw*
oke, cukup dengan keluhan kehidupan nya.
sekarang mengeluh tentang kuliah,
dan..weell..kuliah gw oke,prospeknya juga oke,gw nya, not in the mood..
kuliah oke,tugas males,ujian ngaco.
apaa coba yang dharepin klo pnya kemalasan yang begitu menggebu d benak diri?!
ada apa yah sebenernya yg bikin gw kehilangan semangat?
kenapa yah?
padahal, proposal PKL gw udah d mintain dari bulan kemarin sm dosen pembimbing,tapi mood bwt ngerjain proposalnya ga ada sama sekali,
ya Allah,,
tobat deh gw begini caranya mah...
nyiksa banget..
kewajiban harus segera dpenuhi,tapi hak menuntut dlakukan mulu..
hadeh...
*tepok jidat*
*cengo*
*masuk sumur*
pengen autis,
ga bisa,
susah,
maunyaa gimana sih otak hati dan raga inih?
meni ga sinkron gini...
bingung atuh bingung gw teh.,.
minta tolong,minta tolong sapa?
cuma diri sendiri aja sekarang mah yang bisa bantu.
tapi,
ya kembali lagi..
my body is not in the mood
astaghfirullahaladzim
apaalagii cobaaa..
harus gimanaaahh....
cuma bisa sujud ini mah,,ga tau mesti gmna..
hopeless banget.
ngerasa ga mampu,
ya Allah..
ga mau ngadepin yg beginian,,
bingung.... :((
Monday, October 24, 2011
SKIP SEMESTER 7 DAN 8 !!!
udah ngelewatin Kuliah lapangan, harus berhadapan dengan PKL,,mapping lagi lagi dan lagi..
kayanya sedikit penuh tekanan yah diriku ini..
sampai ahirnya harus pulang untuk waktu yang lumayan lama smggu meninggalkan kampus beserta urusannya..
termasuk mengurusi urusan PKL..
sudah termasuk dikatakan dewasa, dengan berbagai macam tuntutan dalam 1 waktu,
dengan menghadapi realita pertemanan yang sudah tak seindah yang dikatakan pada jaman putih abu dahulu,
dan dengan kompleksitas kehidupan yang kian menekan,
YES, I'm adult now..
oh my god..
menjadi dewasa tentu keinginan setiap remaja, tapi setelah menjadi dewasa seperti ini menjadi memuakkan untuk diimpikan
YOU KNOW WHAT and WHY?
smua masalah lo bakal timbul secara bersamaan, dan smua adalah penting untuk diselesaikan
karena smua meminta pertanggungjawaban dan keputusan lo.
istilahnya mah hidup mati lo ada di tangan lo sendiri..
*glek!
pusing mumet muntah dunia berasanya sempit,
lo berasa pengen lari dari kenyataan yg ga lo sukain ini,
yaaa..
gw ngerasaain smuanya itu kemarin,
dsaat otak dan hati gw menjadi sempit dan ga terbuka..
alhamdulillah semenjak pulang, gw ngedapetin ketenangan hati yang tiada tara.
dan untungnya slalu ingat sama Allah yang Maha Kuasa..
:)
DEWASA membuat gue jadi GARANG dan bukan diri gw yang sebenarnya..
tapi seengganya gw belajar jadi yang lebih kuat!
kayanya sedikit penuh tekanan yah diriku ini..
sampai ahirnya harus pulang untuk waktu yang lumayan lama smggu meninggalkan kampus beserta urusannya..
termasuk mengurusi urusan PKL..
sudah termasuk dikatakan dewasa, dengan berbagai macam tuntutan dalam 1 waktu,
dengan menghadapi realita pertemanan yang sudah tak seindah yang dikatakan pada jaman putih abu dahulu,
dan dengan kompleksitas kehidupan yang kian menekan,
YES, I'm adult now..
oh my god..
menjadi dewasa tentu keinginan setiap remaja, tapi setelah menjadi dewasa seperti ini menjadi memuakkan untuk diimpikan
YOU KNOW WHAT and WHY?
smua masalah lo bakal timbul secara bersamaan, dan smua adalah penting untuk diselesaikan
karena smua meminta pertanggungjawaban dan keputusan lo.
istilahnya mah hidup mati lo ada di tangan lo sendiri..
*glek!
pusing mumet muntah dunia berasanya sempit,
lo berasa pengen lari dari kenyataan yg ga lo sukain ini,
yaaa..
gw ngerasaain smuanya itu kemarin,
dsaat otak dan hati gw menjadi sempit dan ga terbuka..
alhamdulillah semenjak pulang, gw ngedapetin ketenangan hati yang tiada tara.
dan untungnya slalu ingat sama Allah yang Maha Kuasa..
:)
DEWASA membuat gue jadi GARANG dan bukan diri gw yang sebenarnya..
tapi seengganya gw belajar jadi yang lebih kuat!
Thursday, July 28, 2011
harga diri
Apakah harga diri atau self esteem itu? Coopersmith (Gilmore, 1974) mengemukakan bahwa: “….self esteem is a personal judgement of worthiness that is a personal that is expressed in attitude the individual holds toward himself. Pendapat ini menerangkan bahwa harga diri merupakan penilaian individu terhadap kehormatan dirinya, yang diekspresikan melalui sikap terhadap dirinya. Sementara itu, Buss (1973) memberikan pengertian harga diri sebagai penilaian individu terhadap dirinya sendiri, yang sifatnya implisit dan tidak diverbalisasikan. Merujuk pada kedua pendapat tersebut, maka harga diri dapat diartikan sebagai penilaian individu terhadap kehormatan diri, melalui sikap terhadap dirinya sendiri yang sifatnya implisit dan tidak diverbalisasikan.
Selanjutnya, Buss (1973) mengemukakan dua macam penilaian diri (self judgement) yaitu : (1) temporary dan (2) enduring. Penilaian diri temporary menunjuk pada perilaku khusus dan situasi tertentu. Contoh: “Hari ini saya bermain sepak bola jelek sekali”. Hal ini dibatasi oleh ruang dan waktu. Sedangkan penilaian diri enduring lebih berpusat dan berkaitan dengan self yang mencakup hasil dari berbagai pengalaman hidup yang mendasar, seperti: afeksi dari orang lain dan prestasi yang dicapai.
Pada bagian lain Buss (1973) mengemukakan model harga diri yang terdiri dari core dan peripheral. Core lebih bersifat permanent dan terbentuk oleh adanya kasih sayang orang tua yang tulus dan faktor konstitusional. Sedangkan peripheral bersifat stable dan terbentuk oleh prestasi yang dicapai dan afeksi dari orang lain, yang merupakan kelanjutan dari afeksi dari orang tua, bisa berasal dari teman atau cinta kasih dari lawan jenis. Terkait dengan pembentukan harga diri ini, Maslow (Jordan et.al., 1979) mengemukakan bahwa: ”The feeling self esteem can be realistic if it is soundly based upon real capacity personal ablities, achievement, and efficiency.
Untuk lebih jelasnya tentang model harga diri dari Buss ini, dapat dilihat dalam gambar berikut:
harga diri
Harga diri individu mempunyai pengaruh yang kuat terhadap perilaku yang ditampilkannya. Mc Dougall (1926) mengemukakan harga diri merupakan pengatur utama perilaku individu atau merupakan pemimpin bagi semua dorongan. Kepadanya bergantung kekuatan pribadi, tindakan dan integritas diri.
Rosenberg (Gilmore, 1974) mengemukakan karakteristik individu yang memiliki harga diri mantap yaitu memiliki kehormatan dan menghargai diri sendiri seperti adanya. Sebaliknya, individu yang memiliki harga diri rendah cenderung memiliki sikap penolakan diri, kurang puas terhadap diri sendiri, dan merasa rendah diri.
Harga diri merupakan salah satu kebutuhan penting manusia. Maslow dalam teori hierarki kebutuhannya menempatkan kebutuhan individu akan harga diri sebagai kebutuhan pada level puncak, sebelum kebutuhan aktualisasi diri. Dikemukakannya, …most normal people have a need for self respect or self esteem and the esteem of others (Jordan et.al., 1979).
Balnadi Sutadipura (1983) menyebutkan bahwa kebutuhan harga diri merupakan kebutuhan seseorang untuk merasakan bahwa dirinya seorang yang patut dihargai dan dihormati sebagai manusia yang baik. Hal senada dikemukakan Abdul Aziz Ahayadi (1985) bahwa kebutuhan harga diri sebagai kebutuhan seseorang untuk dihargai, diperhatikan dan merasa sukses. Dari kedua pendapat di atas dapat dimaknai, bahwa setiap individu normal pasti berharap dan menginginkan dapat merasakan hidup sukses, dihormati dan dihargai sebagai manusia.
Pentingnya pemenuhan kebutuhan harga diri individu, khususnya pada kalangan remaja, terkait erat dengan dampak negatif jika mereka tidak memiliki harga diri yang mantap. Mereka akan mengalami kesulitan dalam menampilkan perilaku sosialnya, merasa inferior dan canggung. Namun apabila kebutuhan harga diri mereka dapat terpenuhi secara memadai, kemungkinan mereka akan memperoleh sukses dalam menampilkan perilaku sosialnya, tampil dengan kayakinan diri (self-confidence) dan merasa memiliki nilai dalam lingkungan sosialnya (Jordan et. al. 1979)
"gatau kenapa berasa penting aja buat nyari tau apa itu harga diri dan betapa pentingnya keberadaan harga diri tersebut di kehidupan sehari-hari kita."
^just to inform u ^
Selanjutnya, Buss (1973) mengemukakan dua macam penilaian diri (self judgement) yaitu : (1) temporary dan (2) enduring. Penilaian diri temporary menunjuk pada perilaku khusus dan situasi tertentu. Contoh: “Hari ini saya bermain sepak bola jelek sekali”. Hal ini dibatasi oleh ruang dan waktu. Sedangkan penilaian diri enduring lebih berpusat dan berkaitan dengan self yang mencakup hasil dari berbagai pengalaman hidup yang mendasar, seperti: afeksi dari orang lain dan prestasi yang dicapai.
Pada bagian lain Buss (1973) mengemukakan model harga diri yang terdiri dari core dan peripheral. Core lebih bersifat permanent dan terbentuk oleh adanya kasih sayang orang tua yang tulus dan faktor konstitusional. Sedangkan peripheral bersifat stable dan terbentuk oleh prestasi yang dicapai dan afeksi dari orang lain, yang merupakan kelanjutan dari afeksi dari orang tua, bisa berasal dari teman atau cinta kasih dari lawan jenis. Terkait dengan pembentukan harga diri ini, Maslow (Jordan et.al., 1979) mengemukakan bahwa: ”The feeling self esteem can be realistic if it is soundly based upon real capacity personal ablities, achievement, and efficiency.
Untuk lebih jelasnya tentang model harga diri dari Buss ini, dapat dilihat dalam gambar berikut:
harga diri
Harga diri individu mempunyai pengaruh yang kuat terhadap perilaku yang ditampilkannya. Mc Dougall (1926) mengemukakan harga diri merupakan pengatur utama perilaku individu atau merupakan pemimpin bagi semua dorongan. Kepadanya bergantung kekuatan pribadi, tindakan dan integritas diri.
Rosenberg (Gilmore, 1974) mengemukakan karakteristik individu yang memiliki harga diri mantap yaitu memiliki kehormatan dan menghargai diri sendiri seperti adanya. Sebaliknya, individu yang memiliki harga diri rendah cenderung memiliki sikap penolakan diri, kurang puas terhadap diri sendiri, dan merasa rendah diri.
Harga diri merupakan salah satu kebutuhan penting manusia. Maslow dalam teori hierarki kebutuhannya menempatkan kebutuhan individu akan harga diri sebagai kebutuhan pada level puncak, sebelum kebutuhan aktualisasi diri. Dikemukakannya, …most normal people have a need for self respect or self esteem and the esteem of others (Jordan et.al., 1979).
Balnadi Sutadipura (1983) menyebutkan bahwa kebutuhan harga diri merupakan kebutuhan seseorang untuk merasakan bahwa dirinya seorang yang patut dihargai dan dihormati sebagai manusia yang baik. Hal senada dikemukakan Abdul Aziz Ahayadi (1985) bahwa kebutuhan harga diri sebagai kebutuhan seseorang untuk dihargai, diperhatikan dan merasa sukses. Dari kedua pendapat di atas dapat dimaknai, bahwa setiap individu normal pasti berharap dan menginginkan dapat merasakan hidup sukses, dihormati dan dihargai sebagai manusia.
Pentingnya pemenuhan kebutuhan harga diri individu, khususnya pada kalangan remaja, terkait erat dengan dampak negatif jika mereka tidak memiliki harga diri yang mantap. Mereka akan mengalami kesulitan dalam menampilkan perilaku sosialnya, merasa inferior dan canggung. Namun apabila kebutuhan harga diri mereka dapat terpenuhi secara memadai, kemungkinan mereka akan memperoleh sukses dalam menampilkan perilaku sosialnya, tampil dengan kayakinan diri (self-confidence) dan merasa memiliki nilai dalam lingkungan sosialnya (Jordan et. al. 1979)
"gatau kenapa berasa penting aja buat nyari tau apa itu harga diri dan betapa pentingnya keberadaan harga diri tersebut di kehidupan sehari-hari kita."
^just to inform u ^
Tuesday, June 14, 2011
menjelang 21 tahun
berasa tua!
haaahhhhh....kalimat itu yang terlintas!!
22 taun brarti taun depan
target nikah gueeeeee ya Allah...
akan terlewati begitu sajaahh...
21 taun angka patokan kedewasaan,
sudahkah aku dewasa?
haduhh.pengennya tuh udah dewasaaa..ga dianggap anak kecil!!
ayoayo pasti bisaa lah yaaa...
semogaaa..
aaaaminn!!:D
cerita cerita cinta sahabat dan dunia
entah sejak kapan dimulai cerita ini,
persahabatan yang dilingkupi likaliku perebutan perhatian
hmm..
agak menggelikan sebenarnya,tapi mungkin biasa terjadi pada persahabatan antar gender
selalu saja ada kecemburuan bila sahabat mereka *yg beda gender
mempunyai tambatan hati,
seakanakan perhatian si sahabat direbut dan hilang seketika akibat adanya orang ketiga yang notabene adalah tambatan hati sahabat
mungkin itu yang dirasakan beberapa sahabat-sahabatku,juga mungkin ak sendiri..
masih perlu waktu kali yah nerima pihak ketiga,terlalu cepat rasanya..
maafkan kami sahabat,
hmmm...
tapi kalo boleh saran jangan menyelam dlu lah yaa,,,
persiapkan peralatannya dlu :D:D
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)
